Senin, 18 Januari 2016

Sicario (2015), Review dan Sinopsis

IMDB Rating : 7.8 Metascore : 81/100 RottenTomatoes : 93% demammalam rating : A Nominated for 3 Oscar : (Achievment in Cinematography, Orginal Score, Sound Editing) Genre : Crime, Drama Director : Denis Villeneuve Writter : Taylor Sheridan  Stars : Emily Blunt, Josh Brolin, Benicio Del Toro Country : USA Language : English | Spain Release Date : 2 October 2015 (Indonesia), Filming Locations : USA & Mexico Runtime : 121 minutes. Budget : $30.000.000,-  Color : Color l Black and White.  Rate : R.  Productin Co. Black Label Media, Lionsgate, Thunder Road Pictures.

You will not survive here. You are not a wolf, and this is a land of wolves now.

Sinopsis Sicario (2015)

Kate Macer (diperankan oleh Emily Blunt), seorang agen FBI yang idealistis dan bergerak sesuai prosedur yang berlaku, mendapatkan tugas unit khusus gabungan untuk memerangi peredaran narkoba di perbatasan USA dan Mexico. Kate mengalami situasi dilematis ketika melihat tugas yang dilakukan sudah mulai melenceng dari prosedur yang ada.


Review Sicario (2015)

Scene Pembuka Sicario
Sicario dibuka dengan adegan misi penyelamatan oleh FBI, untuk menemukan para tawanan yang disandera oleh gembong narkoba dari Mexico, Manuel Diaz. Bukan para sandera yang didapat, tapi belasan mayat yang disembunyikan oleh para mafia narkoba di dinding rumah. Melalui adegan awal ini, Sicario mencoba menampilkan situasi menjijikan dan menguras mental,  mencoba menjelaskan situasi kepara para penonton bagaimana rumitnya permasalahan yang ada dan tidak sesederhana yang diperkirakan.

Sicario punya FBI, CIA, pistol, polisi korup, agen pemerintah yang taat hukum, blood, yang sepertinya sekilas membuatnya mirip seperti Film Action Kelas B kebanyakan, jika kalian berpikir akan film ini akan memacu adrenalin kalian dengan adegan membuang-buang peluru, sepertinya kalian harus mencari film lain. Jika tidak ingin ketinggalan jalan ceritanya, ada baiknya saat menontonnya dengan perhatian tinggi, karena anda akan mendapatkan sensasi Thriller dari tata pengambilan gambar yang sangat detail dan musik latar yang menghantui sepanjang film tersebut.

Emily Blunt (kiri, as Kate Macer), Benicio Del Toro (tengah as Alejandro), Josh Brolin (kanan as Matt Graver)
Selain punya skenario yang bagus dan musik latar yang oke, kehadiran tiga bintang utamanya menambah kehidupan kelam dari film ini. Pemeran Kate Macer, Emily Blunt, saya rasa patut diapresiasi atas kinerjanya. Perempuan cantik asal london ini, mampu memberikan gambaran teror secara fisik dan mental atas ketidakberdayaannya mencegah ataupun sekedar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Emily Blunt memberikan perasaan yang sama kepada penonton, sehingga kita  mampu memberikan rasa dilema yang sama. Josh Brolin seperti biasa tampil dengan ketampanan dan dagu khas, meski tampil dengan durasi minim, masih menujukkan kelasnya sebagai aktor watak papan atas, berperan sebagai Matt Graver, Josh membiaskan pengamatan penonton akan keadilan dan balas dendam.

Salah satu aktor keren yang menjadi daya tarik film ini ialah Benicio Del Toro, yang berperan sebagai “agen misterius” bernama alejandro. Penampakan Alejandro yang dibuat samar-samar, dan intimidatif menjadi salah satu poin khusus di Sicario. Benicio Del Toro, memang sering melakoni peran-peran dengan penojolan akses spanyol ataupun orang mexico, so ketika pilihan jatuh ke tangan beliau, saya rasa itu pilihan yang pas, beliau punya tampang badass, performanya membuat karakter ini semakin hidup.

Bagi saya, Sicario adalah salah satu masterpiece Action di 2015, sebuah film action yang lebih cerdas sekaligus keras, Sicario menampilkan gambaran tentang keadaan dunia nyata yang kejam dengan begitu apa adanya, bahkan seolah tidak ada tempat untuk mereka yang berjalan dengan landasan keadilan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar