Jumat, 04 September 2015

Fakta Menarik Film Pulp Fiction (1994)

Pulp Fiction adalah sebuah film tahun 1994 karya sutradara Quentin Tarantino, yang menulis naskah cerita film tersebut bersama Roger Avary. Sebagai sebuah film drama kriminal dengan alur cerita yang non-linear, film tersebut terkenal karena dialog-dialognya yang kaya dan menggunakan kosa kata yang unik, campuran humor dan kekerasan yang ironis, dan masuknya berbagai referensi film dan kebudayaan pop. 

Film ini dinominasikan untuk tujuh Piala Oscar, termasuk Film Terbaik. Tarantino dan Avary memenangi Oscar untuk kategori Best Original Screenplay. Film ini juga dianugerahi penghargaan Palme d'Or di Festival Film Cannes. Sebagai sebuah film yang sukses secara komersial, film ini juga menghidupkan kembali karier pemeran utamanya, John Travolta, yang menerima nominasi Piala Oscar, dan pemeran pembantunya, Samuel L. Jackson dan Uma Thurman.

Berikut fakta -  fakta seputar Pulp Fiction (1994), yang bersumber dari IMDB :

1. Samuel L. Jackson, ikut ambil bagian dalam audisi untuk peran Mr. Orange di film sebelumnya Tarantino, Reservoir Dogs (1992), tetapi peran itu jatuh ke tangan Randy Brooks. Tarantino merasa kerjasama dengan Jackson’s sangat begitu menyenangkan sehingga dia menulis bagian tentang Jules (peran Samuel L. Jackson di Pulp Fiction) spesial untuknya.
             
2. Kata “Fuck” diigunakan 265 kali di film ini, tak heran jika hingga saat ini Pulp Fiction tidak pernah dan tak kan pernah tayang di Indonesia.

3. Saat Mia memesan shake, Pelayan, “Buddy Holly” (diperankan Steve Buscemi) bertanya padanya apa dia ingin memesan “Martin dan Lewis atau Amos dan Andy”. Kata itu berdasarkan dari duo komedian yaitu Dean Martin dan Jerry Lewis (kulit putih), Amos dan Andy (Kulit Hitam). Dasarnya, sang pelayan bertanya, apakah ingin vanilla shake atau chocolate shake. (rada rasis joke nya)

4. Awalnya Uma Thruman menolak memerankan Mia Wallace. Quentin Tarantino sang sutradara, begitu kecewa dan putus asa mendengar kabar tersebut. Tarantino akhirnya membacakan scriptnya melalui telepon, akhirnya berhasil menyakinkan Uma Thruman untuk mengambil peran tersebut. (maksa amat om Tarantino)

5. Bruce Wills hanya bekerja selama 18 hari untuk film ini, dan sang teman baik Bruce Wills, Hervey Keitel yang meyakinkannya untuk ambil bagian dalam film setelah mengetahui bahwa Bruce Wills adalah penggemar berat Reservoir Dogs (1992).
Bruce Willis di salah satu scene Pulp Fiction (1994)
6. Pulp Fiction memakan biaya 8 juta Dollar untuk pembuatnya, dan 5 juta Dollar dihabiskan hanya untuk membayar honor para pemainnya, tak heran karena sang sutradara Quentin Tarantino mengumpulkan para nama-nama besar di film ini, John Travolta, Uma Thruman, Samuel L. Jackson, Ving Rhamses, Bruce Wills, dll.

7. Pulp Fiction dipilih untuk masuk ke Perpustakan Congress National Film Registry

8. Uma Thruman tidak menyukai lagu yang diputar di Kontes Jack Rabbit’ Slim (Chuck Berry – You Never Can Tell), dan berkata pada sutradara “Ini bukan lagu yang pas”. Tapi Quentin Tarantino, menjawab singkat “Percaya saya, ini sempurna”


9. John Travolta mendapatkan Nominasi Best Actor in Leading Role di Oscar Tahun 1995 untuk perannya sebagai Vincent Vega. Ini adalah nominasi keduanya, nominasi pertamanya diperolehnya ketika berperan sebagai Tony Manero di Saturday Night Fever (1977), uniknya kedua film itu menampiilkan John Travolta sedang berdansa. Apakah John Travolta harus berdansa lagi agar dapat nominasi oscar ?

Daniel Day Lewis
10. Daniel Day Lewis (peraih 3 oscar kategori best actor in leading role) , yang kebetulan tanggal lahirnya sama dengan Uma Thruman, mengingikan peran Vincent Vega, tapi Quentin Tarantino menolaknya demi John Travolta.

Sumber : imdb.com
Posting yang sama pernah saya muat di blog yang lain selintasfilm.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar