Sabtu, 28 Maret 2015

Whiplash (2014), Review dan Sinopsis

Jika ada yang bertanya pada saya, film apa yang menarik untuk disaksikan sekarang ? saya akan balik bertanya, sudah menonton Whiplash ?, kalo belum coba tonton itu. Kenapa saya berani berkata seperti itu ? Whiplash adalah embun penyejuk di era film sekarang ini, ketika dewasa ini Hollywood banyak sekali film memproduksi film yang ceritanya di ambil dari novel, para tokoh super hero, efek kumputer. Whiplash menghadirkan originalitas cerita, yang sudah jarang hadir, sebuah film yang anda tidak akan berhenti menonton ketika menyaksikan, meingat semua adegan, dan ingin menuliskan reviewnya setelah menontonnya.

IMDB Rating : 8.5
demam malam rating : A
Director :
 Damien Chazelle, Writter : Damien Chazelle
Stars : Milles Teller, J.K Simmons, Paul Reiser, Melissa Benoist
Oscar Wons : 3 (Best Supporting Actor in Leading Role, Best Sound Mixing, Best Film Editing)



Whiplash bercerita tentang seorang drumer muda berbakat bernama Andrew, (diperankan Milles Teller) yang belajar di sekolah musik Shaffer Conservatory terbaik di tempatnya, dimana tujuannya saat itu bermain di orkestra sekolahnya yang dipimpin oleh mentor sekaligus konduktor bernama Fletcher (diperankan oleh J.K Simmons). Bermain di Orkestra yang di pimpin oleh Feltcher merupakan mimpi semua murid sekolah tersebut, hanya orang terbaik yang terpilih, tentunya bukan hal mudah. Selain sang mentor sangat selektif, cara sistem yang diciptakan nya sangat “militer” dengan menciptakan teror mental dan fisik untuk membangkitkan potensi para siswanya.


Well, istimewanya film ini ialah terletak dari kesederhanaan cerita, sang sutradara Damien Chazelle (Whiplash, ialah film panjang ke dua sang sutradara, dibuat berdasarkan film pendek dengan judul yang sama, saat film dibuat Damien Chazellemasih berusia 30 tahun), memang tahu bagaimana fokus cerita dibuat, tidak ada scene yang tidak penting di film ini. Fokus cerita tidak bertele tele, penonton di ajak untuk fokus pada dua karekter utamanya, Andrew dan Terrence Fletcher. Tidak ada waktu untuk membahas urusan penting, jikapun ada scene-scene tanpa drum,  misalnya hubungan Andrew dan sang kekasihnya Nicolle (Melissa Benoist), itu pun mempertegas bagaimana pengaruh tekanan mental yang diberikan ke muridnya sehingga sang murid larut dalam kegilaannya.

Scene, Terrence Fletcher (J.K Simmons) "menyemprot" pemusik yang failed di orkestranya
Para pemeran di film ini terasa begitu spesial, misalnya J.K Simmons yang memerankan mentor galak, sangat-sangat Brilian, Bajingan, f#ckingbasterds!, tatapan dingin, kepala botak, ucapan rada sarkas dan mimik muka yang horror membuat para penoton akan selalu mengingatnya ketika film usai, karena peran perfectnya itu sang aktor J.K Simmons menyabet semua penghargaan film bergensi di dunia di tahun ini (Oscars, BAFTA, Golden Globe untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik). Kata kata yang paling bisa kita ingat di film ini “Two most dangerous words in english language are "GOOD JOB" (ingin tau maknanya? Tonton filmnya).



Sang Aktor utama, Milles Teller juga mendapat kredit poin sendiri meski diberapa film sebelumnya mendapatkan kritikan pedas atas aktingnya, untuk film ini Teller mendapatkan banyak pujian dan kritik positif yang menegaskan bahwa dia adalah salah satu aktor muda berbakat di Hollywood. (Sebelum, Whiplash saya pernah menonton The Spectacular NOW (2012, yang diperankan oleh Milles Teller dan Shailene Woodley, dan saya mereka punya peluang untuk jadi sukses kedepannya, terbukti prediksi saya sedikit). Sebagai catatan di IMDB, Milles melakukan separuh adegan solo drum tanpa pemeran pengganti di film ini.

Penutup untuk pembaca, Whiplash sangat saya rekomendasikan untuk ditonton mungkin diusahakan sebelum anda mati, karena ketimbang anda menyaksikan atau mengikuti seminar motivasi menonton film jauh lebih memotivasi dan lebih baik dibandingkan kegiatan tersebut. Selain kita merasakan sensasi Thriller di balik orkestra musik, kita juga dihibur alunan musik jazz yang dimainkan dan  menjadi soundtrack dalam film tersebut. Selamat Menonton! ^^_^^

Penulis :
I.S Ritonga, pekerja swasta.
Menonton film di jam kerja.

1 komentar:

  1. my personal tribute -- https://www.youtube.com/watch?v=Ds1AnwS6y8Y

    BalasHapus