Kamis, 29 Januari 2015

Review The Year Living of Dangerously : Cinta Dalam Kondisi Berbahaya

The Year Living of Dangerously ialah film buatan Austalia yang didasarkan oleh Judul Novel Christopher Korch berjudul sama. Film ini menampilkan kondisi Indonesia di Indonesia tepat sebelum dan sesudah gerakan G30S/PKI (atau kejatuhan Soekarno) sebagai latar belakang di film tersebut, yah hanya latar belakang karena toh sejatinya film ini tak lebih dari kisah drama romantik biasa. 

Sutradara : Peter Weir
Penulis Naskah : C.J. Koch (Novel), Peter Weir, David Williamson
Aktor dan Aktris : Mel Gibson, Sigourney Weaver, Linda Hunt, Bill Kerr
Nominasi Oscar : Best Actress in 
 Supporting Role (Linda Hunt)
Diperankan oleh para bintang terkenal Mel Gibson, Sigourney Weaver, dan Linda Hunt. Film ini berkisah tentang wartawan muda Australia yang diberi tugas meliputi situasi Jakarta/Indonesia pada tahun 1965, sang wartawan muda, Guy Hamilton (diperankan oleh Mel Gibson) dibantu oleh seorang juru kamera kate (bertubuh kerdil) beretnis Tiong-Hoa, Billy Kwan (Linda Hunt) selama menjalankan Liputannya, selama menjalani pekerjaan di negeri orang Guy Hamilton bertemu dengan Jill Bryant (Sigourney Weaver), pegawai wanita yang bekerja di kedutaan besar inggris di Indonesia yang di kenalkan oleh Billy Kwan, mereka terlibat kisah cinta di Indonesia dengan kondisi hidup yang sangat berbahaya pada saat itu.

Catatan Penting..

Sigourney Weaver dan Mel Gibson 
Sejujurnya tidak ada yang spesial dari kisah cinta yang diangkat, entah 
mungkin karena tidak ada chemistry yang pas antara dua pemera 
utamanya (it’s only my feel), atau karena cenderung jalan cerita cinta 
yang di paksakan.

1.  Antara senang atau prihatin, prihatin ketika Indonesia digambarkan sebagai negeri porak poranda dan kacau balau, kemiskinan dimana-mana, kesan yang sangat buruk saya rasa diciptakan untuk Indonesia di Film tersebut. Senang, karena ini mungkin film asing pertama yang menampilkan Indonesia sebagai pusat lokasi cerita,
2.  Bagi para pembaca yang sudah pernah menonton film pasti akan berasa aneh dan lucu ketika sebagian para aktor atau pun cameo mengucapkan kalimat bahasa Indonesia. Jangan heran, toh meski bercerita tentang Indonesia. Pihak produser dan sutradara gagal mendapatkan izin untuk pengambilan gambar dari pemerintah indonesia (yah, di tahun 80an mungkin anda tahu alasannya kenapa), sehingga mereka terpaksa memindahkan ke Philipina termasuk para aktor-aktor yang berperan sebagai orang Indonesianya.

Linda Hunt memenangkan Oscar 1983

Linda Hunt mendapatkan penghargaan Oscar untuk penampilannya sebagai Billy Kwan, dan satu-satunya pemeran wanita yang memerankan tokoh pria yang mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut, mungkin karena penambilan spesial dan berkarakternya, bayangkan seorang wanita amerika berperan sebagai lelaki cina-australia.
Pasti anda merasa aneh dengan muka Linda Hunt, tidak heran karena ini dikarenakan Linda mengidap Turner Syndrome, yaitu kondisi dimana kromosom seksualnya mengalami kecacatan. Sebagai wanita, seharusnya Linda punya kromosom XX, tapi kromosomnya hilang sehingga dia menjadi "setengah wanita"
Fakta menarik untuk rakyat Indonesia :
  1. Judul film, The Year of Living Dangerously, merujuk pada judul pidato kenegaraan Presiden Soekarno tanggal 17 Agustus 1964, "Tahun Vivere Pericoloso", yang dikenal dengan singkatan TAVIP. Ungkapan bahasa Italia vivere pericoloso berarti "hidup dalam situasi berbahaya.
  2.  Pemerintahan Orde Baru melarang film ini di Indonesia karena dianggap menggambarkan sesuatu yang tidak sesuai dengan sejarah. Di dalam film ini terdapat adegan penembakan massal yang dilakukan oleh sepasukan tentara berbaret merah. Larangan ini dicabut pada tahun 1999, setelah rezim Orde Baru berakhir. (seingat saya pernah di putar di Metro TV)
Sekian dari saya, untuk menonton Film The Year of Living Dangerously boleh coba link dibawah ini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar