Selasa, 06 Oktober 2009

Rentetan Kejadian Pasca Gempa + Photo Universitas Andalas Pasca Gempa


Akhirnya gue tiba di padang tanggal 4 kemaren, sungguh menjadi pertanyaan bagi teman-teman gue, karena gue yang biasanya mengambil 3 sks untuk pulang kampung mendadak balik ke padang, padahal perkuliahan di mulai pada tanggal 12 oktober 2009. kenapa gue mau repot-repot balik ke padang sedangkan liburan menyisakan 8 hari lagi. Jawabannya adalah..... karena gue balik ke padang via pesawat terbang,,, hahahahaha... akhirnya naek pesawat juga.

Dapet pengalaman baru deh, dikarenakan gue baru kali ini naek pesawat, udah gitu sendiri lagi. Gue baru tahu kalo suasana di pesawat macem di kereta api juga, malah cem pasar pun, sibuk berjualan.. dari mulai senter ampe baju, selendang, kacamata, dll. Dalam hati gue, apa penumpang dipesawat ini tidak bisa sabar menunggu 2-3 jam hingga pesawat mendarat untuk melepaskan dahaga berbelanja. Dan sebenarnya gue juga mau beli barang yaitu senter dan bollpoint (yg ada infra rednya itu) tapi sialnya kedua barang tersebut habis.... (belum rezeki mungkin yah...)

Oke pengalaman pertama mengudara buat gue mengalami shock terapi sedikit, dikarenakan sebelum mendarat, pesawat harus berputar-putar tak jelas di karenakan cuaca buruk di bandara Internasional Minangkabau, dan jadinya total perjalanan medan-padang yang seharusnya Cuma 45 menit, jadi hampir 2 jam. Tapi alhamdulilah gue udah selamat sehat sentosa.

Sesudah tiba dibandara, gue juga masih dilanda shock, dikarenakan belum ada kejelasan siapa yang kelak akan menjemput diri ini, bayangkan aja dapet informasi dari temen harga bbm pasca gempa berkisar 15ribu sampe 30ribu, di hari normal aja, kalo menggunakan taxi kena biaya 150ribuan, apa lagi pasca gempa gempa ? kalo naek damri Cuma sampe simpang haru aja, dan dari simpang haru ke pasar baru kalo malam susah dapet angkot, itu sama aja gue masuk ke sarang penyampun. Tapi untunglah ada manusia bertampang preman namun berhati malaikat, yaitu mr. WAHUDIN ditengah hujan badai, dia rela berbasah-basahan untuk menempuh jarak ± 30 km, bahkan dalam perjalanan pulang kami menuju wisma Al-kaffi kami sempat beristirahat dan makan MINAS (mie + Nasi goreng) di warung minas bypass padang (kalo pernah ke padang pasti tau)...

Dalam perjalanan dari bandara sampe kost, gue mencoba melihat-lihat bangunan-bangunan ternyata untuk daerah tersebut lumayan aman dan mulai stabil di tandai dengan semua rumah makan sudah buka, tukang jual baju sudah berjualan dan sudah ada baralek (pesta kawinan). Namun tak dipungkiri banyak juga bangunan-bangunan yang rusak dari mulai rusak lecet-lecet dikit, retak parah, ambruk, bahkan diambrukan (kalo yang ini, dapet infromasi bahwa ada sebagian bangunan yg sengaja diambrukan untuk mendapat ganti rugi... aneh2 aja).

Tiba di Wisma Al-Kaffi, gue langsung buru-buru mengecek keadaan wisma apakah masih layak ditempati oleh manusia, gue liat dari atas ke bawah, kanan ke kiri, selatan ke utara, dari musim durian hingga musim rambutan (loch kok jadi cari jodoh neh!!!)..
Dan setelah melakukan pengamatan yang andaikata jika dilihat orang-orang dari teknik sipil mereka akan ketawa. Wisma Al-Kaffi II, masih layak huni. Cuma ada sedikit kesedihan yang melanda diri ini. Dikarenakan LEMARI baru gue rusak, menurut temen-temen yang keterangannya tak bisa dipercayakan keshahihannya, komik-komik, buku-buku yang bejibun banyaknya itu, muncrat dari lemari sewaktu gempa, sulit gue percaya tapi karena gue polos jadi percaya aja deh.


HAPE BANG PADLI ILANG!!!!!

Oke, ada sedikit kabar duka melanda wisma, hape teman seperjuangan dan sepanjang jalan kenangan milik bang PADLI, mahasiswa yang berasal dari Pematang Siantar, SUMUT namun kampungnya di Lintau, SUMBAR hilang.. yah hilang.. lebih tepatnya dicuri orang. Rekontruksi kejadiannya :

Saat itu subbuh 5 Oktober 2009, bang wahudin (pro’04) dan bang dian (pro’06) pergi shalat ke musholla darusalam. Dan menyisakan dua jejaka tangguh di wisma, yaitu gue (isdarmady syahputra ritonga) dan bang padli (tht’06). dan setelah bang udin dan bang dian kembali kembali ke rumah, kami berdua (aku dan bang padli) yang kebetulan tidur sekamar (jgn pikir macem2!) masih tidur... dan kamipun dibangunkan untuk shubuh, selepas shubuh kamipun tidur lagi dikamar yang sama. Dan saat itu hape bang padli diletakkan di samping kepalannya. Dan semua penghuni tertidur kembali dan lupa mengunci pintu.


Tepat jam 6 sekian waktu feeling, muncul akhi bela putra (nut’07) yang pergi ikut relawan ke pariaman dan kemudian dia pergi lagi. Dan lalu tepat jam 8 sekian waktu feeling, gue yang tidur cem mayat dibangunkan paksa oleh bang padi yang bertanya dimana hape-nya ? dmana hape-nya ? gue pun sontak langsung bangun (sebenarnya pengen tidur lagi tapi ngak enak ma bang padli), kami pun mengobrak-abrik TKP (tempat kejadian perkara) dan tak berhasil menemukannya. Beruntung hape nokia 5630 Xpressmusic yang baru aja gue beli tanggal 4 kemaren berada dikantong celana gue, kalo tuh diambil, sumpah mati ngak ikhlas gue!!!

inilah TKP kasus kehilangan hape bang padli.....

Anehnya sampe jam 12 siang hape bang padli masih bisa dihubungi, bahkan ada 3 kali telepon kami diangkat oleh si pelaku maling hape, 2 kali tanpa bicara, dan 1 kali sempat berkomunikasi. Kira-kira begini pembicaraannya :

tut....tut....tut... (suara hape bukan suara kentut)... kemudian telepon masuk
Bg PADLI : “halo, bang tolong kembalikan hapenya yah bang”
Pencuri Hape Manusia Laknat (PHML) ; “iya...iya...iya’
Bg Padli : “cepat yah bang, dimana kini bang ?”
PHML ; “dipasar, iya...iya..iya” dan kemudian telepon dimatikan PHML
Dan sampe sekarang tidak bisa dihubungi....

Gue harap, Allah swt melapangkan rizki buat bang PADLI agar dapat hape baru.... amin 3x..


FOTO Eksklusif GEMPA...

Oke, rencananya tanggal 6 oktober, gue mau touring keliling padang melihat gimana kondisi pasca gempa, tapi masih keliling Universitas Andalas (UNAND), untuk mengambil gambar gedung pasca gempa, lutut gue hampir copot 1,5 liter coca cola udah habis, jadi touring ke kota besok aja deh.. saat ikut rombongan relawan fakultas.

Gue mengabarkan hampir seluruh kost-kost an dan bangunan di daerah gue (kampung dalam) tidak ada yang rusak parah, namun gempa berkekuatan 7,6 skala richter membuat sebuah kenang-kenangan pada mayoritas bangunan di daerah gue, mulai retakan kecil baik besar. Namun ada juga beberapa kost yang ambruk yang menyisakan 1 kamar aja. Tapi dari posko tanggap gempa, untuk kecamatan PAUH, terbilang paling ringan dampaknya namun ada juga rumah ambruk.

Dan salutnya untuk daerah PASAR BARU dan daerah gue kehidupan sudah mulai normal kembali dimulai dari ada 2 baralek (pesta kawinan), tukang martabak sudah berjualan, mini market amanah sudah buka (meski banyak retakan), tukang jual mangga sudah membuka lapaknya, tukang nasi goreng sudah mulai memasak (nb: dari hari pertama gempa, Cuma tukang nasi goreng yang tetap buka ampe h+6 gempa). Mudah-mudahan dengan mulai aktifnya perniagaan, geliat kota padang yang terkenal dengan semboyan ................................ (anjrit lupa lagi gue)... bisa kembali ke bentuk asalnya..

Oke sebagai bonus karena udah mau baca posting gue, yang menghabiskan 3 lembar kertas A4, gue kasih FOTO UNIVERSITAS ANDALAS,, pasca gempa khusus buat pelanggan setia Isdarmady dot com!!!

tapi mohon maap kalo photonya cuma sedikit, selain luas universitas andalas yang luasnya mengimbangi 1 kecamatan, dan kendaraan yang tak ada, serta memori terbatas,,, jadi yang ada cuma seadanya saja...

Photo Pustaka Pusat


 
pustaka pusat terbilang cukup kokoh dikarenakan, bangunan ini bertingkat 7 dan salah satu bangunan bertingkat tinggi yang selamat dipadang, namun tidak bisa melawan "oleh-oleh" retakan dari gempa 30 semptember kemaren


Photo Gedung A

di Universitas Andalas, para mahasiswa umumnya belajar di gedung kuliah bersama, dan gedung kuliah bersama itu ada dari gedung A sampai gedung G, dan punya kelas yang sangat banyak. namun  ada yang aneh, entah dkarenakan ingin mengasingkan mahasiswa fakultas peternakan, atau bentuk bahwa fakultas peternakan merupakan salah satu fakultas terbaik dikarenakan hasil surveil hanya 2% mahasiswanya menggangur selepas 1 tahun masa kuliah. mayoritas mahasiswa yang berasal dari fakultas peternakan kuliah di gedung A, dan gedung A itu hadap-hadapan dengan Fakultas Peternakan. istimewa banget kan gan ???

 
  








Photo Gedung G dan Beberapa Gedung...

gedung yang bolong itu mungkin gedung B.... lupa percisnya....

 
 nah... ini baru gedung G, tingkat 3 nya ambruk ke bawah,,, spektakuler dan hancur banget


Photo Fakultas Peternakan

fakultas peternakan, juga tidak luput dari "oleh-oleh" retakan, hampir seluruh bagian atas gedung fakultas rusak dan beberapa rusak parah, dan yang rusak parah ialah laboratorium-laboratorium, kalo ngak salah labor nutrisi, dan beberapa gedung fakultas keramkiknya naik..

 

 


Photo Fakultas Teknik

dari pengamatan melalui indra penglihatan saya, bangunan fakultas teknik termasuk yang paling parah, dari mulai teknik sipil, elektro, mesin, lingkungan, industri, dll. berhubung gue lupa mana yg mesin mana yg elektro.. gue pajang aja deh semuanya...








 



20 komentar:

  1. koq gk d masukin ged magester mnagmnt.. ??
    tu ged tmpt biasa aq kuliah ...

    BalasHapus
  2. maaplah... kelihatannya fakultas ekonomi baek2 aja jadi tak sempat kesana....

    BalasHapus
  3. yah.. di ambil hikmahnya aja...

    BalasHapus
  4. makasi dah ngasih gambaran situasi kmpz pasca gempa.
    tapi fak.teknologi pertaniannya ga ada?

    BalasHapus
  5. Semboyah Padang tuh :
    "Adat bersandi sarak sarak bersandi Kitabullah"
    Jangan lupa lagi !

    BalasHapus
  6. Semoga saja para korban gempa di berikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT.

    BalasHapus
  7. salam sobat
    turut berduka dan prihatin atas gempabumi di SUMBAR,
    semoga para korban diberikan ketabahan,,
    dibalik musibah ini pasti ada hikmahnya.

    jelas fotonya,,ikut terharu melihatnya.

    BalasHapus
  8. tetap semangat sob....karena hidup harus terus berjalan...

    BalasHapus
  9. kami di bandung hanya bisa mendoakan,,bangun kembali bro!! walaupun masih terasa pahit sekalipun

    BalasHapus
  10. semoga mereka yg terkorban...ditempatkan bersama mereka yg disayang ALLAH

    BalasHapus
  11. Semoga Allah swt , memberikan ketabahan kepada yang terkena musibah, dan yg meninggal semoga diterima iman islamnya, Amiin

    BalasHapus
  12. SUMBAR MENANGIS RENTETAN PASCA GEMPA MENJADI MENARIK UNTUK DI PERBINCANGKAN. NEGARA INI SANGAT BODOH MASIH ADA YG KELAPARAN DAN TERJANGKIT PENYAKIT PASCA. ITU MENJADIKAN BENCANA RENTETANNYA YANG DIBIARKAN SAJA HINGGA PARA KORBAN SAAT INI MENDERITA. SUNGGUH BODOH NEGARA INI.

    BalasHapus
  13. Semoga dgn kejadian nich kita lbh bs mendekatkan diri kepada Alla.SWT,tetap semangat sob...!!!

    BalasHapus
  14. klo foto fakultas sastra inggris ada ga?

    BalasHapus
  15. nia nutrisi 0611 Oktober 2009 16.30

    aplause de buat informasinya.....jdi pnasaran k kmpus ne...btw kndang t4 farm gmna kbarnya tuwh..???

    BalasHapus
  16. nia nutrisi 0611 Oktober 2009 16.33

    o iya lupa...bener tu tamatan fakultas peternakan mencetak pangangguran sebanyak 2%.....????he..he..he...jadi bangga kulaih d fakultas peternakan

    BalasHapus
  17. Semangat Bro...
    Smua masalah ada jalan kluarnya.... :)

    BalasHapus
  18. astaghfirullah ..
    semoga yang mendapatkan musibah diberikan ketabahan .. :))

    BalasHapus
  19. saya ijin pakai fotonya untuk tugas persiapan TA saya bolehkah?

    BalasHapus