Rabu, 28 Oktober 2009

Butuh Berapa Pemuda ?

Sebenarnya gue lagi males banget buat posting di beberapa hari ini, padahal bahan untuk postingan ada seabrek.. tapi pas gue mau nulis di jadwal harian gue, gue tiba-tiba teringat bahwa hari ini adalah tanggal 28 OKTOBER (tepat 4 hari pasca gue ulang tahun ke-19 yang berakibat umur gue berkurang 1 tahun,,, thank’s buat yang udah ngucapinnya... si achy yang udah sms kecepetan jam 11.23, kemudian si ahmad yang udah buat hitung-hitungan traktiran, si qadar yang udah nagih 70:30, lalu ada si fuar yang minta traktir teh es, ada lagi si lidya yang balez dendam bilangin gue tambah tua, dan buat someone yang terlambat ucapin.. tapi ngak ape deh...), buat rekan himsu thank’s udah buat terkilir dan buat rekan-rekan di facebook yang udah memenuhi dinding facebook gue dengan ucapan slamatnya dan juga buat temen-temen yang udah mau membuang pulsanya buat kasih ucapan ke gue........ gue ucapkan TERIMA KASIH)... moga ntar dibalaz ama Allah swt. (kok seperti skripsi aja yah).

Back to posting, sampai mana pembicaraan kita tadi ? oh ya... sampe tanggal 28 OKTOBER, nah gue tanya ada apa tanggal 28 OKTOBER ? nah bagi temen-temen yang masih sekolah pasti tadi udah tau, lalu bagi yang punya tipi di rumahnya juga udah tau neh hari apa... yah tepat hari ini adalah hari SUMPAH PEMUDA... sumpah pemuda ? bangga ngak lu ??? Cuma pemuda aja yang punya sumpah... yang tua-tua ngak ada kan ??? oke!!!.. nah, berhubung moment inilah gue jadi kepengen buat posting.. minimal ikut eksis bahwa masih ada pemuda ganteng seperti gue yang peduli ama pemuda lainnya.. (hhohohohohohoh ^_^)

Tentu bertanya-tanya tentang apa posting kali ini ? nah, posting kali ini gue ambil dari catatan di laptop sahabat, pernah gue munculkan di catatan facebook gue, sampe sekarang kami belum tahu siapa pemilik asli artikel ini. Bagi yang merasa memilikinya ASLI, mohon izin dengan sangat...... kalo tidak berkenan ditayangkan.. biar gue hapus segera... kita buka posting ini dengan sebuah artikel “Kenapa Bangsa Indonesia Dulu Sangat Unggul”


Kenapa Bangsa Indonesia Dulu Sangat Unggul?


Tahukah Anda?
Ini adalah perbedaan besar antara anak SMU jaman Sukarno Hatta dengan anak SMU sekarang.
1. Di masa penjajahan Belanda, seorang anak SMU (HBS, Hogere Burger School) menguasai 4 bahasa sekaligus, Belanda, Inggris, Perancis, dan Jerman.
2. Selama tiga tahun masa sekolahnya diwajibkan membaca minimal 25 buku sastra kelas dunia dari 4 bahasa itu.
3. Mereka diwajibkan membuat sekurang-kurangnya 100 tulisan, baik ilmiah maupun karya sastra.




Lihat buku-buku besar bacaan Sukarno-Hatta waktu masih di HBS di file "Rahasia Keunggulan Para Tokoh Besar". Menguasai bahasa asing, seperti Inggris, berarti menguasai bahasa ilmu pengetahuan dunia. Menguasai 4 bahasa, berarti mempunyai akses dan menyerap ilmu pengetahuan besar jauh lebih banyak.


Bagaimana anak Indonesia sekarang?
Menurut budayawan Taufik Ismail (Kompas, 4 Desember 2007), anak-anak sekarang paling hanya membuat 1 tulisan setahun. Jumlah bacaannya pun sudah begitu sedikit, dan mungkin mereka tidak pernah sekalipun pernah membaca buku dalam bahasa Inggris, apalagi bahasa lainnya. Dan harga buku sekarang juga sangat mahal, selain itu akses pada buku-buku pengetahuan yang bagus pun sangat terbatas. Dan jangankan menguasai 4 bahasa sekaligus, 1 bahasa Inggris saja sekarang sudah pas-pasan.


Tahukah Anda ?
Salahsatu kunci Kebangkitan Eropa, Renaissance, adalah penemuan Mesin Cetak Gutenberg. Akibat Mesin Cetak ini, buku menjadi jauh lebih murah dan mudah didapat di seluruh Eropa. Apa hasilnya? Ini menciptakan terjadinya Revolusi Besar terhadap akses Eropa kepada seluruh pengetahuan terunggul dunia. Seluruh Eropa dilanda demam membaca, dan proses belajar serta kecerdasan Eropa akhirnya melampaui bangsa-bangsa lainnya. Eropa menguasai dunia.


Jepang di jaman kebangkitannya, Restorasi Meiji, mengimpor habis-habisan teknologi Revolusi Industri dari Barat (Eropa dan Amerika). Tapi sebelum itu, mereka mengimpor habis-habisan beragam buku tentang peradaban Barat, sejarah, proses pembelajaran, sains, dan teknologinya. Dengan pengetahuan yang luas, penyerapan teknologi baru di Jepang jauh lebih mudah. Mereka bahkan punya badan khusus untuk mempelajari buku-buku Barat, "Bansho Shiraibesho", Institut Penelitian Buku Asing.


Mukjizat terbesar yang diberikan Allah kepada umat manusia adalah ilmu, yang kemudian terangkum, dalam sebuah buku.


Bagaimana dengan orang-orang terbesar dalam sejarah dunia? Alexander the Great, Napoleon Bonaparte, Kennedy, Leonardo da Vinci, Einstein, Andrew Carnegie, Bill Gates, darimana sumber kekuatan dan pengetahuan unggul mereka?


Jadi apakah kebangkitan peradaban semata-mata adalah kebangkitan pengetahuan manusianya? Dan itu bisa mulai dilakukan dengan masalisasi pengetahuan unggul, lewat buku?



Nah, mungkin ini bisa menjadi jawaban buat sebuah pernyataan yang selama ini sering kita sebutkan atau sering kita pakai yaitu pernyataan dari bung Karno “Beri aku 10 pemuda maka akan ku goncang dunia” nah, mungkin bung karno berani berkata seperti ini karena melihat para pemuda di tempoe dulu, yang sangat luar bisa dan memiliki bibit – bibit unggul (baca artikel diatas), dan mungkin bung Karno yakin bahwa setelah Indonesia merdeka akan lebih baik lagi. Kenyataan sekarang ini ? gmana ? gue ngak ngebayangin deh Berapa Pemuda Yang Dibutuhkan Bung Karno untuk Menggoncang Dunia. (kira-kira berapa yah ?)


Oke, gue ngak mau bahas sejarah sumpah pemuda, atau proses terjadinya sumpah pemuda. Tapi gue mau menekankan eksistensi pemuda di dunia ini!!! Ingat bahwa dulu ada pemuda Muhammad yang di utus Allah swt menyebarkan ajaran Islam ke seluruh umat, lalu ada pemuda Julius cesar yang menjadi icon kebangkitan romawi, lalu ada juga pemuda Soekarno, dan pemuda-pemuda lainnya yang berhasil membuktikan eksistensisnya di dunia ini!!! Dan bukan tidak mungkin kelak akan muncul nama pemuda Isdarmady Syahputra Ritonga atau nama teman-teman sebagai salah satu bukti eskistensi pemuda di dunia atau di Indonesia (banggain diri sendiri dulu)…


Siap atau tidak, kita harus siap, kita ingat bahwa kita dianggap HIDUP di dunia ini jika kita menunjukan eksistensi kita kepada orang lain, gue teringat sebuah tulisan hikmah yang dibuat oleh rekan sekamar di wisma yaitu Iwan Hendri Putra, dia menuliskan besar-besar di dinding kamar kami:

Apa Yang Kamu Lakukan Jika Kelak Dunia Membutuhkan Dirimu ???? BERJUANGLAH!!!!!!!!!!


Nah, mungkin posting gue kali ini sedikit berlari kesana kemari tapi intinya… gue mau ucapkan… Pemuda adalah Tonggak.. dan yang menopang tonggak itu adalah ILMU….. sekian.. syukron..



NB : diposting berikut gue mau bahas 10 problematika pada pemuda sehingga tidak berniat menunjukan eksistensinya..



13 komentar:

  1. pmuda hari ini kbnyakan sdah trkna virus hdonis yg mreka bangga2kn..

    BalasHapus
  2. wow.. mantab tulisannya.. motifasi yg top... klo jaman dulu banyak baca buku.. jaman sekarang harus banyak banyak blogging and blog walking.. bisa dapet banyak ilmu juga..

    BalasHapus
  3. putla...tulisanmu yahuuuddd!!!pi mu kq masalh pmuda ja yang dbahas...pemudina gmna???:http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/7.gif-/

    BalasHapus
  4. butuh berapa pemuda ?? ratusan :D

    [klo saya butuh pemudi mas]

    BalasHapus
  5. Sy sering sedih klo liat ada pemuda sekr loyo ya, pdhal makanan, vitamin & tehnologi lbh canggih. Mungkin banyak yg kena virus, luput2nya narkoba. Tapi apa blh buat ya ini yg ada, maju terus pemuda Indonesia. Maju tak gentar membela yg benar. Salam.

    BalasHapus
  6. nice post, the top list site http://eurobillion.mastertop100.org free subscribe, thanks click

    BalasHapus
  7. Informasi yang bagus sobat.. salam kenal aja..

    BalasHapus
  8. yang penting bukan kwantitasnya tapi kwalitasnya..

    BalasHapus
  9. Buset....

    Kalo 4 bahasa gak sanggup aku....

    bahasa indonesia aja kurang bener, bahasa inggris ampun2, bahasa daerah(Jowo) malah acak2an...

    huhuhuuu.....

    salam kenal aja deh.....

    BalasHapus
  10. he...he.....he....pemuda??????
    Kemana mereka mas??????????
    Jadi TKI di tetangga kali....?

    BalasHapus
  11. bahasa indonesia, pas2an
    bahasa inggris, blepotan
    bahasa jawa, ga ngerti
    bahasa sunda, ga, ga, ga ah, lah wong 3 bahasa td aja blum bisa.. ^_^

    salam kenal..

    BalasHapus
  12. ma Ksih atas kunjungannya dan jgn lupa kungjungi BLOG saya.... :)

    BalasHapus