Sabtu, 30 Mei 2009

Kemerdekaan Berawal Dari Perut

hah,,,, dikarenakan tugas mahasiswa tidak hanya belajar dan belajar namun juga harus menjadi "agent of change" maka hampir 2 hari blog ini tak dikunjungi.... padahal ada 3 topik yang ingin saya bahas dalam blog ini.,.. namun apa daya... anak wisma jadi aktifis... jadi sibuk terus... akhirnya cuma bisa buat artikel dari blog lama gue... hehehe.,....

Sebuah tulisan dari seorang anak manusia yang kelaparan di tengah malam

Apa yang menandakan suatu negara merdeka menurut anda ? bebas dari penjajahan bangsa asing, bebas mengeluarkan pendapat, bebas melakukan hal yang suka – suka gue, atau bebas melakukan hal yang bebas ?. yah semua benar karena kecenderungan manusia berpendapat itu relative, seperti kata pepatah cantik itu relative, jelek itu mutlak. Nah terlepas dari arti itu semua, pernahkan kita mencoba berpikir, apa bangsa ini sudah merdeka ?

Ok, mungkin perjalanan umur bangsa ini telah mencapai 63 tahun, namun kemerdekaan yang kita rasakan setiap tanggal 17 agustus tak pernah meninggalkan kesan apa-apa sepertinya, paling banter Cuma upacara 17an yang diselenggarakan sekolah atau instansi/pemerintah atau pemandangan anak – anak pada lomba –lomba yang aneh, dari makan kerupuk, lompat karung, masukan paku dalam botol, atau panjat pinang (permainan supermegagiga aneh), akibat hal ini gue sewaktu umur 7 tahun, pernah berpikir bahwa kemerdekaan indonesia adalah kemerdekaan yang bebas melakukan lomba seperti itu ( maklum belum belajar IPS).

Nah, terlepas dari apa arti kemerdekaan itu, sekarang kita pikir kembali, mengapa saya coba katakan bangsa ini belum merdeka (meski banyak yang sudah perpendapat seperti itu). Belum merdekanya kita dikarenakan karena 1 hal yaitu belum merdekanya perut sebagian masyarakat bangsa ini. Perkataan kontroversial yang saya buat ini bukan sebagai rasa pasrah saya terhadap masyarakat indonesia atau sebagai ungkapan seorang calon sarjana peternakan menyikapi persoalaan bangsa sehingga menyamakannya menjadi seperti ternak yang berpikiran hanya makan saja. Sumpah demi allah bukan seperti itu.

Kemerdekaan yang berawal dari perut bermaksud ingin menciptakan masyarakat indonesia yang sejahtera, sejahtera maksudnya ialah masyarakat indonesia yang mampu makan 3 kali sehari bukan sehari sekali atau tidak makan sama sekali meski apapun pekerjaannya, buruh, pns, pengusaha, tukang becak dll. Yang penting dia mampu mencukupi kebutuhan tersebut, yah tentu saja dengan cara yang halal. Jika anda berpikir untuk berinvestasi, maka investasikanlah KESEHATAN anda, karena jika anda sehat anda mampu melakukan hal yang dilakukan oleh seseorang yang tidak sehat.

Seperti kita ketahui, seseorang tak mungkin melalukan sesuatu atau pekerjaan yang optimal bila dia merasa kelaparan. Mungkin saja yang menyebabkan kegagalan timnas kita selama ini adalah kurangnya gizi (suplemen) untuk pemain di pelatnas, sorry Cuma khayalan aja. Namun yang jelas adalah bagaimana kebijakan suatu pemerintah akan berjalan jika perut masyarakatnya belum merdeka. Yah, teman bayangkan sendiri ?

Teori memang sudah menjamur dibangsa ini, mungkin teori saya juga tidak bermanfaat jika tidak ada aplikasinya. Terus terang, mungkin anda yang merasa sulit makan 3 kali sehari dikarenakan oleh himpitan ekonomi, dan tingginya harga barang. Saya pun tak bisa memungkiri, namun ada kalanya kita menyingkirkan sedikit ego kita. Contoh saja, jika harga minyak goreng naik, mengapa kita tidak menyampingkan ego kita sedikit untuk merebus makanan kita. Mungkin rasanya tidak enak daripada yang digoreng, namun direbus lebih sehat dari yang digorengkan ???? Nah yuk memerdekakan diri dan masyarakat indonesia dengan menata perut saudara kita yang belum terisi. Memang mustahil, tapi dahulu negara ini juga mustahil untuk merdeka kan ? so kenapa tidak ?

32 komentar:

  1. Pertamaxxx...Mas
    Bebas merdeka memang impian sejuta umat...tapi bukan bebas yang.....
    salam sukses

    BalasHapus
  2. Kalau kemerdekaan berwal dari perut
    Nah...Jadi Milyader berasal dari web ini....cukup 2 langkah mudah dan Jadi..deh
    Salam kenal...dan salam sukses
    Makasih...tumpangannya

    BalasHapus
  3. Yaaah merdeka bisa banyak arti... sah-sah aja kalau sobat menuliskan ini, merdekakan perut, merdekakan pikiran dan merdekakan lainnya...

    BalasHapus
  4. sukses selalu deh. :) kutunggu postingan berikutnya ya! :)

    Klik Nama Saya, ada banyak barang gratis.

    BalasHapus
  5. Substansi kemerdekaan itu apa sih?
    saya juga masih ragu untuk menjawab yah, jika sy sudah merdeka.

    salam kenal sob, jangan lupa juga untuk komentar di artikel saya Belajar SEO para pemula

    BalasHapus
  6. Klik Nama Saya, ada banyak barang gratis.

    saya suka postingaanya

    BalasHapus
  7. asslmkm sobat,,, nice post,,,

    substansi kemerdekaan menurut saya adalah kebahagiaan,,,

    dimana letak kebahagiaan itu, letaknya ada di hati kita masing2.

    Siapa yang menentukan kebahagiaan, yang menentukan hati kita bhagia atau tidaknya adalah diri kita sendiri.

    Semoga hati nurani kita selalu berucap kita bahagia

    BalasHapus
  8. apakah perut anda sudah merdeka khi..lhii..khiii...

    BalasHapus
  9. Jadi menurut sobat sebagai mahasiswa yang juga sebagai "agent of change", apa solusi dari permasalah ini?

    Atau begini, klo sobat bersedia, saya minta pendapatnya:
    Mana yg terlebih dahulu dubenahi, ekonomi atau politik? dana apa alasannya?
    Karena politik sangat menentukan baik tidaknya perekonomian suatu negara, sementara disisi lain, politik tidak dapat berjalan dengan baik, pabila keadaan ekonomi suatu bangsa belum stabil.

    Makasih dah berbagi sobat...

    Sukses Selalu :)

    BalasHapus
  10. keren info nya sob mantab

    BalasHapus
  11. hehhee..kalo terlalu kekenyangan ngga baik juga lo. nti malah bukannya kerja tapi tidur :) :)

    kawan, plz komen artikel ku yach Belajar SEO Para Pemula. saya tunggu yach :)

    BalasHapus
  12. numpang ngetop sambil komment :
    masalah perut menduduki peringkat pertama motif kejahatan di dunia ini..maka negara yang relatif bisa mencukupi kebutuhan perut warganya tingkat kejahatan cukup rendah...kira-kira begitu..hi hi...keep smile sob

    BalasHapus
  13. @panca = merdeka,,, entah sya juga ngak tau mari kita sama2 jongkok dan merenung untuk mencari tau apa arti merdeka...

    BalasHapus
  14. @cahaya nurani = lagi2 mas mengeluarkan solusi cerdas "kemerdekaan = kebahagian" so mari kita tanya pada diri kita apakah sudah merdeka atau belum.. hehehe

    BalasHapus
  15. @vicky = luaar biasa lagi mas... dilihat dari gaya mas!! pasti mas adalah bagian dari agent of change,,, kalo menurut saya yang perlu duluan dibenahi dibangsa ini adalah MORAL!!!!! itu saja...
    MORAL BAGUS = EKONOMI BAIK, POLITIK JUJUR, MAKAN TERATUR@!!!!!!!!!

    hehehe... HIDUP MAHASISWA

    BalasHapus
  16. @fitri alifah = "KEBANYAKAN MAKAN BISA TIDUR" hehehehe,,, dah pengalaman yah mbak fitrie,,,

    BalasHapus
  17. @fia al Kurosawa = walah.. kita satu aliran neh@!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  18. memang penjajahan bermula dari perut...begitu juga kemerdekaan berawal dari perut.....good posting sob....

    berikut kemerdekaan dalam pandangan berbeda KLIK DISINI

    BalasHapus
  19. sekarang....kita merdeka dalam kata....tapi kita terjajah dalam hak dan tingkah laku.....

    tak terasa penjajahan yg lebih kejam sedang menggerogoti kita.....

    BalasHapus
  20. Waw...

    Hidup, mahasiswa!!!

    BalasHapus
  21. Hidup..
    Pokoknya perut kita harus tetap merdeka.. maksudnya di isi makanan.. he..he..he..

    sukses sob..

    BalasHapus
  22. kemerdekaan berawal dari perut, ada benernya juga,..

    BalasHapus
  23. Sependapat ma cahaya nurani,,
    kemerdekaan = kebahagiaan
    seorang kaya pun jika tak bahagia pasti merasa tak merdeka..

    jadi dimana letak kebahagiaan??

    BalasHapus
  24. Sependapat ma cahaya nurani,,
    kemerdekaan = kebahagiaan
    seorang kaya pun jika tak bahagia pasti merasa tak merdeka..

    jadi dimana letak kebahagiaan??

    BalasHapus
  25. agent of change,,bagus juga..

    mau tanya nih,,
    kemaren baru denger omongannya prabowo dy bilang kalo yg perlu diperbaiki dulu adalah ekonomi kita melalui pemanfaatan SDA yg ada, padahal buat mengolah itu kan kita butuh SDM yg bagus melalui pendidikan yg bagus pula, tpi kita tau pendidikan kita sendiri kayak gini, g semuanya bisa menempuhnya karna banyak faktor,,
    gimana??

    BalasHapus
  26. oh ya sobat, Pedulikah kamu terhadap Lingkungan Hidup kita??? untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia, tolong kunjungi Blog aku ya, dan kasi coment di Postingan terbaru tentang lingkungan Hidup.

    BalasHapus
  27. kemerdekaan....? hmmm...apa yah, ngikut yg lain aja...kebahagiaan jasmani dan rohani

    BalasHapus