Sabtu, 25 April 2009

Selamat Jalan IMRON KURNIAWAN

Tidak tahu apakah ini merupakan pertanda buruk atau tidak, yang jelas tadi pagi (juma’t 24/04/2009) untuk pertama kalinya, gue tidak berangkat kuliah dengan alasan telat bangun padahal gue paling rajing bahkan sering kuliah tidak mandi (hehehehe), namun akhirnya gue dapat kabar dari temen bahwa mata kuliah Anatomi Fisiologi Ternak, dibatalkan karena dosen tak hadir mungkin ini berkah dari Allah swt

Tepat hari ini adalah pembentukan panitia MUSTA (musyawarah tahunan) FSI FATERNA UNAND, seperti biasanya dalam rapat pembagian kerja dan bidang, gue untuk kesekian kalinya ditempatkan di bidang perlengkapan dan keamanan. Ntah dasar apa dari pertama kuliah dan ikut acara di unand, gue selalu menempati posisi perlengkapan dan keamanan. Mungkin atas dasar tampang gue yang cute dan manis dan sangar yah.

Seperti biasanya kalo ada ISDARMADY SYAHPUTRA RITONGA pasti ada gelak tawa, kali ini permasalahan dimulai dari akan ada rencana menampilkan bakat saat musta, dan gue sempat ditunjuk untuk nyanyi oleh bang bela putra, karena sedikit kesal soalnya dah gue bilang berulang kali kalo gue gak bias bilang huruf “r” akhirnya gue dengan rada ndesah teriak “bang putra!!!, aku kentut aja pales!!, konon lagi nanyi!!” seluruh peserta rapat ketawa ampe berbusa…

Kembali kelaptop hehehe,, seperti biasa hari jum’at itu hari istimewa untuk seluruh anak wisma al-kaffi angkatan 08, karena tiap juma’t badda isya kami mengadakan HALAQOH, Mentoring atau LIqo’at (ntar gue bahas tentang halaqoh). Yang jelas pertanda buruk yang gue perkirakan dari pagi baru muncul oleh sebuah sms dari temen gue begini bunyinya :

“Innalillahi wa innalillahi rojiun telah berpulang ke rahmatullah teman dari kita IMRON KURNIAWAN dan bagi parallel 05 diharapkan hadir d halte pasar baru jam 8.”

Ini sms tepat saat gue mendengar materi yang disampaikan oleh murrabi kami, band rusydi dalam haloqah tadi yaitu “yang paling dekat dengan kita itu adalah kematian” bulu seluruh tubuh gue merinding, cepat banget sobat itu dipanggil, itu menandakan bahwa ajal itu ada didekat kita, sangat dekat sekali…. Yang jelas.. gue berdoa agar imron dapat diterima disisi Allah swt.

Dan ingatlah kelak seluruh pilihan dalam hidup kita akan dipertanggungjawabkan ke Allah nantinya, apakah kita sudah bisa untuk mempertanggungjawabkannya ? tanya pada diri kita sendiri”


2 komentar: